PENGARUH KONSENTRASI ASAM ASKORBAT (VITAMIN C) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA BAJA KARBON DALAM LINGKUNGAN YANG MENGANDUNG KLORIDA MENGGUNAKAN METODE IMMERSI

Siti Robiati, (2011) PENGARUH KONSENTRASI ASAM ASKORBAT (VITAMIN C) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA BAJA KARBON DALAM LINGKUNGAN YANG MENGANDUNG KLORIDA MENGGUNAKAN METODE IMMERSI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011136.pdf

Download (691kB) | Preview

Abstract

Logam ataupun paduan logam sangat banyak digunakan karena ketahanannya terhadap berbagai kondisi. Namun material ini bisa rusak oleh proses korosi. Selain merusak logam, karat juga bersifat toksik dan berbahaya bagi lingkungan serta dapat menimbulkan kerugian materi yang besar. Oleh karena itu inhibitor sangat diperlukan untuk menekan laju korosi. Inhibitor tersebut dapat berasal dari senyawa anorganik dan organik. Namun Inhibitor organik lebih banyak digunakan karena ramah lingkungan dan mudah diperoleh. Salah satu inhibitor organik yang digunakan adalah Asam Askorbat (vitamin C). Metode yang digunakan adalah metode imersi. Pengujian pengaruh konsentrasi vitamin C menggunakan metoda ini dilakukan dengan merendam lempeng baja karbon dalam larutan NaCl 1000 ppm dan menambahkan vitamin C dengan konsentrasi 0, 10, 25, 50, 100, 150, dan 200 ppm selama 10 hari. Pengujian dilakukan pada suhu kamar. Laju korosi yang dihasilkan dihitung menggunakan metode kehilangan berat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t untuk mengetahui signifikasi penurunan laju korosi oleh Asam Askorbat. Laju korosi tanpa inhibitor sebesar 5,9418 mpy dan penambahan vitamin C 10 dan 25 ppm laju korosi semakin menurun (5,8269 dan 5,46) dan laju korosi paling rendah pada konsentrasi 50 ppm (5,361). Pemberian inhibitor ini dapat menekan laju korosi Hal ini dapat dilihat dari laju korosi yang dihasilkan dari setiap lingkungan. Penambahan inhibitor yang paling bagus untuk lingkungan yang mengandung ion klorida 1000 ppm adalah 50 ppm asam askorbat. Berdasarkan hasil uji t, penambahan vitamin C ini menunjukan penurunan laju korosi yang tidak signifikan. Namun vitamin C dapat menginhibisi korosi pada konsentrasi tertentu. Kata Kunci : Asam Askorbat, Korosi, Baja Karbon, Metode Imersi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Kimia
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 18 Jan 2016 04:36
Last Modified: 18 Jan 2016 04:36
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1332

Actions (login required)

View Item View Item