PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS X B2 DALAM PEMBELAJARAN KIMIA PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI DI MADRASAH ALIYAH DARUL HIKMAH PEKANBARU

Nelly Ocsifiani, (2010) PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS X B2 DALAM PEMBELAJARAN KIMIA PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI DI MADRASAH ALIYAH DARUL HIKMAH PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2011142.pdf

Download (480kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan ditemukannya gejala-gejala rendahnya kreativitas siswa di kelas X B2 Madrasah Aliyah Darul Hikmah Pekanbaru. Gejala- gejala tersebut terlihat dari berbagai aspek yaitu siswa kurang bisa mengembangkan dan mencari ide-ide dalam belajar, kurang berpartisipasi dalam memikirkan dan memecahkan persoalan serta kurang berinisiatif dan kreatif dalam kegiatan diskusi, kurang berinteraksi dengan teman-temannya dalam belajar, kurang berani menyampaikan pendapat dan bertanya, rendahnya kemampuan siswa dalam berpikir kritis, serta hasil belajar siswa yang belum mencapai target kelulusan minimum di Madrasah Aliyah Darul Hikmah Pekanbaru yaitu ≥65. Karena itu penulis mengadakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa di Madrasah aliyah Darul Hikmah Pekanbaru dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu guru berperan langsung dalam proses pembelajaran. Hasil analisis data penelitian ini adalah terdapat peningkatan kreativitas yang dapat dilihat dari : 1) Siswa mampu menghasilkan ide yang banyak dalam waktu singkat sebelum dilakukan tindakan sebesar 38,48%, setelah diberi tindakan sebesar 80,76%. 2) Siswa mampu menghubungkan dan menggabungkan hal yang berbeda sebelum diberi tindakan sebesar 34,61%, setelah diberi tindakan sebesar 80,76%. 3) Siswa mampu mengembangkan hal yang sederhana sebelum diberi tindakan sebesar 42,30%, setelah diberi tindakan sebesar 92,30%. 4) Siswa berani mengambil resiko sebelum diberi tindakan sebesar 38,48%, setelah diberi tindakan sebesar 88,46%. 5) Siswa cepat tanggap dan mandiri sebelum diberi tindakan sebesar 30,76%, setelah diberi tindakan sebesar 84,61%. 6) Siswa suka mencari ide-ide yang unik sebelum diberi tindakan sebesar 38,48%, setelah diberi tindakan sebesar 80,76%. Adanya peningkatan hasil belajar siswa, peningkatan pada siklus I sebesar 18,167%, siklus II sebesar 26,08% dan siklus III sebesar 43,85%. Setelah siklus III seluruh siswa telah mencapai ketuntasan individu yaitu 65 ≥ . Ketuntasan klasikal sebelum diberi tindakan sebesar 42,30%, setelah diberi tindakan menjadi 92,30%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.238 Sekolah Menengah Atas, SMA
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Kimia
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 18 Jan 2016 04:31
Last Modified: 18 Jan 2016 04:31
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1329

Actions (login required)

View Item View Item