ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI RUMAH PADA PT. ROZAQQINDO JAYA PEKANBARU

Ekmal, (2010) ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI RUMAH PADA PT. ROZAQQINDO JAYA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2010181MEN.pdf

Download (444kB) | Preview

Abstract

Biaya yang dikorbankan untuk pengolahan produk tersebut dengan biaya produksi, biaya produksi merupakan biaya yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan proses produksi atau proses pengolahan bahan sampai menjadi suatu produk jadi. Biaya produksi biasanya terdiri dari bahan baku dan biaya tenaga kerja biasanya disebut dengan istilah biaya utama (prime cost) serta overhead yang dikenakan dengan istilah biaya konvensi (corvertion cost). Pendapatan operasional usaha PT. Rozaqqindo Jaya Pekanbaru adalah berasal dari pendapatan aktivitas pengembangan real estate yaitu penjualan rumah beserta kaplingan tanahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penentuan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan dengan perinsip-perinsip akuntansi yang berlaku umum. Penelitian dilakukan di PT. Rozaqqindo Jaya Pekanbaru yang beralamat di jalan Soekarno Hatta/Arengka No. 94 telp ( 0761 ) 7761853 Pekanbaru, data yang diperlukan data sekunder dan primer. Teknik pengumpulan data melalui dekumentasi dan wawancara serta analisis data dilakukan secara deskriptif. Dari hasil penelitian dan pembahasan diketahui pada PT. Rozaqqindo Jaya Pekanbaru bahwa yang termasuk harga pokok proyek adalah biaya pembelian dan persiapan lahan, biaya pembangunan dan biaya lainnya. Namun menyangkut biaya angkut dan biaya penyusutan aktiva tetap oleh perusahaan dibebankan kebiaya operasional. Metode pengumpulan biaya produksi pada PT. Rozaqqindo Jaya Pekanbaru adalah metode harga pokok pesanan dan bentuk bangunan/rumah yang diproduksi perusahaan adalah sama. Dari hipotesis yang diajukan bahwa diduga PT. Rozaqqindo Jaya Pekanbaru belum menerapkan penentuan harga pokok produksi sesuai dengan prinsip akuntasi yang berlaku umum adalah benar. Untuk itu penulis menyarankan sebaiknya perusahaan lebih memperhatikan beban biayabiaya yang dimasukkan sebagai unsure penambahan harga pokok pendapatan agar laporan keuangan yang disajikan lebih informatif. Dan sebaiknya perusahaan memperhatikan penyajian harga pokok proyek agar laporan yang disajikan lebih informatif dan akurat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 658 Manajemen Umum
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Manajemen
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 31 Oct 2017 03:47
Last Modified: 31 Oct 2017 03:47
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11773

Actions (login required)

View Item View Item