PROFESIONALISME PENGURUS BADAN AMIL ZAKAT DALAM MENGELOLA ZAKAT PRODUKTIF (STUDI PADA BADAN AMIL ZAKAT PROPINSI RIAU)

Zalmi Dzirrusydi, (2010) PROFESIONALISME PENGURUS BADAN AMIL ZAKAT DALAM MENGELOLA ZAKAT PRODUKTIF (STUDI PADA BADAN AMIL ZAKAT PROPINSI RIAU). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2010103MD.pdf

Download (366kB) | Preview

Abstract

Zakat merupakan ibadah amailiah yang harus dilaksanakan oleh semua masyarakat muslim yang sudah memenuhi syarat, dimana yang bertugas untuk mengumpulkan zakat adalah amil zakat yang dibentuk oleh pemerintah maupun masyarakat. Tetapi pada sekarang ini zakat tidak berjalan sebagaimana fungsinya yaitu mengentaskan kemiskinan bagi umat muslim, jadi permasahan yang terjadi adalah bagaimana tugas amil dalam menyelenggarakan zakat, apakah sudah profesional atau belum. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana profesionalisme pengurus badan amil zakat dalam mengelola zakat produktif dan Faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat profesionalisme pengurus badan amil zakat. Adapun yang menjadi lokasi penelitian adalah Badan Amil Zakat Provinsi Riau yang terletak di Mesjid Agung An-nur, subjek dari penelitian ini adalah pengurus badan amil zakat, dan yang menjadi objek penelitian ini adalah profesionalisme pengurus badan amil zakat dalam mengelola zakat produktif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 27 orang dan yang menjadi sampel 5 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu dipilih dengan pertimbangan dan tujuan tertentu. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yaitu analisis data diskriptif kualitatif atau pemaparan dan menggambarkan dengan kata-kata atau kalimat data yang telah diperoleh untuk memperoleh kesimpulan, kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan kalimat-kalimat tidak dengan bentuk angkat. Hasil analisis yang telah penulis lakukan menunjukan bahwa profesionalisme pengurus badan amil zakat provinsi Riau sudah cukup profesional dalam mengelola zakat produktif, pengurus badan amil zakat menerapkan ilmu yang dimilikinya, memiliki sikap yang positif, bekerja sama, mengetahui profesinya, bekerja keras, menguasai dengan baik dasar-dasar pekerjaannya, mampu membedakan masalah pribadi dengan kelompok, memiliki tanggung jawab, dan mempunyai kode etik yang harus ditaati, serta memiliki pengalaman yang cukup. Kemudian yang menjadi faktor pendukung profesionalisme pengurus badan amil zakat adalah adanya bantuan dari pemerintah, adanya undang-undang yang mengatur zakat, memiliki sumber daya manusia yang berpengalaman, lokasi yang strategis, mempunyai infra setruktur yang memadai, dan memiliki media. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat profesionalisme pengurus badan amil zakat adalah belum maksimalnya bantuan pemerintah, perekrutan yang kurang maksimal, kurangnya dana, kurangnya kesadaran masyarakat, kurangnya bantuan dari segala pihak, dan pembentukan pengurus yang tidak maksimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.7 Perkembangan Islam > 297.74 Dakwah Islam, Penyebaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Mr. Muhammad Arif
Date Deposited: 25 Oct 2017 07:02
Last Modified: 25 Oct 2017 07:02
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11735

Actions (login required)

View Item View Item