PENYESUAIAN DIRI REMAJA PUTUS SEKOLAH

Nopriadi, (2011) PENYESUAIAN DIRI REMAJA PUTUS SEKOLAH. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_201118.pdf

Download (246kB) | Preview

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahu i pengalaman dan dinamika penyesuaian diri pada remaja yang putus se kolah dan berusaha melihat pengalaman remaja dalam menyesuaikan diri dengan be rbagai lingkungan secara langsung. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi struktur dan pengamatan terlibat yang bersifat pasif. Teknik ana lisa data pada penelitian ini mengkombinasikan antara teknik analisis data Fenom enologi Stevick-Colaizzi- Keen dari Moustakas, dan Creswell yang meliputi empat tahap, yaitu: mendiskripsikan temuan; mengklasifikasikan data yan g relevan dengan topik; menginterpretasikan data; dan hasil berupa sintesis makna dan esensi fenomena. Hasil penelitian menunjukkan remaja putus sekolah d alam menyesuaikan diri menemui beberapa hambatan yaitu, status putus sekol ah yang disandang menjadikan remaja putus sekolah merasa malu, kurang percaya di ri, rendah diri dan merasa kurang pantas bersosialisasi dengan lingkungannya terutama lingkungan teman sebaya yang masih sekolah. Hasil penelitian ini juga menunjukka n ada dua tema utama yang di alami oleh remaja putus sekolah yaitu perasaan subjek set elah putus dari sekolah dan penyesuaian diri remaja putus sekolah dengan lingku ngannya. Secara umum perasaan yang dialami oleh remaja setelah putus dari sekolah adalah merasa sedih dan menyesal. Kondisi ini akan mempengaruhi dalam berinteraksi de ngan lingkungannya seperti ligkungan masyarakat, teman sebaya maupun lingkunga n keluarga. Dalam lingkungan teman sebaya yang sangat mempengaruhi remaja dalam menyesuaiakn diri, lingkungan teman sebaya remaja putus sekolah hanya mau bertema n dengan sesama putus sekolah, mereka selalu mengungkapkan rasa malu, rendah diri dan kurang pantas berteman dengan mereka yang sekolah. Sedangkan di lingkungan keluar ga dan masyarakat remaja putus sekolah lebih pendiam, dan tidak banyak mengikuti a ktivitas masyarakat secara umumnya. Proses penyesuaian diri dengan lingkungan sekitar dapat berjalan dengan baik apabila ada penghargaaan dari masyarakat kepada rem aja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi > 155 Psikologi Diferensial dan Psikologi Perkembangan
Divisions: Fakultas Psikologi > Bagian Psikologi Perkembangan Pendidikan
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 16 Jan 2016 06:37
Last Modified: 16 Jan 2016 06:37
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1173

Actions (login required)

View Item View Item