RELAPS (KAMBUH) PADA MANTAN PENGGUNA NAPZA (Sebuah Studi Fenomenologi)

Siti Rahmawati, (2010) RELAPS (KAMBUH) PADA MANTAN PENGGUNA NAPZA (Sebuah Studi Fenomenologi). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201027PSI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian kualitatif fenomenologi ini bertujuan untuk mengetahui makna relaps pada mantan pengguna NAPZA dan berusaha melihat makna relaps dari sudut pandang mantan pengguna NAPZA sebagai individu yang pernah mengalami relaps secara langsung. Mantan pengguna NAPZA yang kembali kambuh (relaps) diawali dengan mengalami berbagai pemicu (triggers) yang merubah kondisi fikiran, emosi dan perilakunya, sehingga dengan mengetahui makna relaps bagi mantan pengguna NAPZA akan membantu keluarga, masyarakat dan pemerintah dalam memahami apa yang membuat para mantan pengguna kembali menggunakan NAPZA (relaps) dan kembali melakukan perbuatan kriminal meskipun diawal pemulihan mereka sudah menyadari dampak buruk yang akan ditimbulkan dari kecanduan pada obat-obatan terlarang. Pengumpulan data menggunakan wawancara yang mendalam (in-depth interview) terhadap 3 orang partisipan dengan menggunakan teknik “operational construck sampling”. Proses analisis dalam penelitian ini meliputi adanya pendeskripsian data menyeluruh, horisonalisasi data, mengelompokkan unit-unit bermakna (meaning unit), konstruksi makna dan esensi fenomena tiap partisipan. Proses yang terakhir adalah deskripsi gabungan yang merupakan suatu makna yang universal dan mewakili responden secara keseluruhan. Proses mengelompokkan unit makna pada data meliputi textural description dan imaginative variation atau structural description. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantan pengguna NAPZA yang kembali kambuh (relaps) menggunakan NAPZA dan mengalami berbagai perubahan kemunduran pada fikiran, emosi dan perilakunya merupakan bentuk penghindaran diri (avoidance) dari lingkungan, masalah dan konflik yang dialami partisipan. Adanya konflik batin yang dirasakan partisipan membuat mereka sulit berpikir positif untuk menyelesaikan masalah dengan benar sehingga membuat mereka memilih melarikan diri (respon flight) dan menghindar dari masalah yang dihadapi dengan kembali menggunakan NAPZA agar kembali merasa tenang, nyaman dan bebas dari masalah yang dihadapi. Kata kunci: mantan pengguna, relaps (kambuh) NAPZA, reaksi melarikan diri

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 16 Oct 2017 08:50
Last Modified: 16 Oct 2017 08:50
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11582

Actions (login required)

View Item View Item