EFEKTIVITAS TRAINING EMOTIONAL QUOTIENT DAN SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ WAY 165) TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN

Syaifullah, (2010) EFEKTIVITAS TRAINING EMOTIONAL QUOTIENT DAN SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ WAY 165) TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201018PSI.pdf

Download (778kB) | Preview

Abstract

Training ESQ Way 165 adalah training kepemimpinan dan pengembangan kepribadian dalam membentuk karakter tangguh yang memadukan konsep kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ) secara terintegrasi dan transendental dalam upaya meningkatkan kinerja dan produktivitas. Training ESQ way 165 bertujuan membuka gerbang dimensi kalbu, mengajak dan memberdayakan peserta menemukan nilai-nilai dasar: kejujuran, keadilan, kebersamaan, kreativitas, kedisplinan yang sesungguhnya, telah ada dalam diri manusia dan juga merupakan tujuan dasar manusia. Hal ini akan menstimulir seluruh potensi diri (IQ, EQ dan SQ) dalam aktivitas hidup, termasuk dalam bekerja. Analisa permasalahan, hipotesa nilai dasar, kajian solusi, dan pembuktiannya, pada hakekatnya adalah sebuah persepsi universal terhadap esensi peranan spiritualitas. Artinya, proses itu dilakukan oleh tiga kecerdasan berbeda, yaitu IQ, EQ dan SQ. Sesungguhnya persenyawaan ketiga konsep kecerdasan itu dalam satu kesatuan utuh merupakan wujud dari sebuah karakter yang berkepribadian tangguh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif tidaknya pemberian Training ESQ Way 165 terhadap motivasi kerja karyawan. Sampel penelitian adalah peserta yang mengikuti training ESQ Way 165 pada bulan Desember 2009 berjumlah 7 orang. Skala motivasi kerja terdiri dari 32 aitem digunakan untuk melihat perbedaan skor pretest dan posttest. Uji reabilitas skala adalah 0.921 dan validates berkisar (rxy) -0.381 – 0.832. data diolah menggunakan teknik analisa correlated data t-test atau paired-samples-t-test. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada level 0,05 pada motivasi kerja selama pretest dan posttest. Perbedaan ini dapat dijelaskan oleh perbandingan skor rerata pre-test (99,571) dan skor post-test (100,857). Pada penelitian ini pemberian treatment (training ESQ way 165) kurang efektif untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan. Kata kunci : kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, training ESQ Way 165, motivasi kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 16 Oct 2017 08:37
Last Modified: 16 Oct 2017 08:37
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11574

Actions (login required)

View Item View Item