UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMBACA PEMAHAMAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA NDONESIA MELALUI STRATEGI KWL (KNOW-WANT TO KNOW LEARNED) DI KELAS IV SDN 021 INDRAPURI KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR

Fitriani, (2010) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMBACA PEMAHAMAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA NDONESIA MELALUI STRATEGI KWL (KNOW-WANT TO KNOW LEARNED) DI KELAS IV SDN 021 INDRAPURI KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2010206PGMI.pdf

Download (693kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam membaca pemahaman, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah KWL (Know-Want to Know-Learned) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SD Negeri 021 Indrapuri Kecamatan Tapung?. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2008-2009 dengan jumlah siswa sebanyak 33 orang. Sedangkan objek dalam penelitan ini adalah Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman melalui strategi pembelajaran KWL (Know-Want to Know-Learned). Adapun tempat penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 021 Indrapuri Kecamatan Tapung. Adapun waktu penelitian ini bulan Maret sampai dengan Juni 2009. Mata pelajaran yang diteliti adalah pelajaran Bahasa Indonesia. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan Refleksi. Berhasilnya penggunaan strategi pembelajaran KWL (Know-Want to Know Learned) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, karena strategi ini memberikan suatu peran aktif terhadap siswa sebelum, dan sesudah membaca. Strategi ini juga membantu siswa dalam memikirkan informasi yang baru dari apa yang dibacanya. Hal tersebut dapat terbukti dengan adanya peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai rata-rata nilai 75 atau dengan kategori sedang. Setelah adanya perbaikan perbaikan terhadap aktivitas guru dan siswa pada siklus II, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai rata-rata nilai 81. Sedangkan ketuntasan yang dicapai sebesar 94%. Keadaan ini menunjukkan bahwa perbaikan pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui strategi pembelajaran KWL (Know-Want to Know-Learned) dapat dikatakan berhasil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 16 Oct 2017 05:07
Last Modified: 16 Oct 2017 05:07
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11539

Actions (login required)

View Item View Item