KONSEP INSAN AL - KAMIL MENURUT MUHAMMAD IQBAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM

Kusdani, (2011) KONSEP INSAN AL - KAMIL MENURUT MUHAMMAD IQBAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM. Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_201186.pdf

Download (743kB) | Preview

Abstract

Pendidikan Islam pada prinsipnya bersifat emansipatoris, yaitu berusaha melepaskan manusia dari kungkungan dalam bentuk apa pun, dengan harapan akan menumbuhkan keberanian untuk tunduk dan patuh hanya kepada Tuhan. Dan dalam agama Islam sendiri berusaha me mberikan penghargaan terhadap manusia secara sejajar, mengutamakan kemanusiaan, sehingga melahirkan insan al - kamil. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengkaji lebih mendalam pandangan Muhammad Iqbal sebagai salah satu tokoh yang mengembangkan konsep insan al - kamil. Masalah yang diteliti di sini adalah yang pertama tentang konsep konsep Insan Kamil menurut Muhammad Iqbal, dan apa implikasi konsep Insan al - Kamil Muhammad Iqbal terhadap pendidikan Islam. Dalam penulisan ini, di gunakan metode penelitian k ualitatif dengan pendekatan Library Research atau penelitian berbasis kepustakaan. Dengan metode analisis isi, analisis histori dan analisis deskriptif. Dikarenakan penelitian ini berbasis kepustakaan, maka yang berupa catatan, transkrip buku, surat kabar, majalah, dan sebagainya digunakan dalam proses pengumpulan datanya. Pendidikan Islam menurut Iqbal, secara terpisah, makna dari kata pendidikan itu dipandang sebagai suatu keseluruhan daya budaya yang mempengaruhi kehidupan perorangan maupun kelompok masy arakat. Sedangkan makna kata Islam bagi Iqbal, adalah agama yang perlu dan wajib mendapat tempat yang paling utama dalam pendidikan. Insan al - Kamil menurut Iqbal, harus melalui empat tahap. Yang pertama Cinta, Keberanian, Toleransi, dan Faqr. Dalam perspe ktif pendidikan Islam, Insan Kamil menjadi dua bagian, pertama, adalah perihal Individualitas , berisi perjalanan manusia dalam melalui berbagai ujian hidup. Yang mana akan mendewasakan dan menempatkan derajat dari prib adi manusia tersebut pada tempatnya. Kedua Pendidikan Watak , tentang pembentukan dasar berpikir manusia dengan benar sebagai pembentuk karakter dan kepribadian. Menurut Iqbal dan persepsi pendidikan Islam, perlu dibentuk konsep diri manusia dengan jelas d an baik yang berlandaskan nilai - nilai agama, sehingga mampu tercipta Insan yang Kamil. Dan terakhir saran bagi umat Islam. Bahwa sejatinya tujuan dan akhir dari pada manusia itu adalah mengarah kepada pembentukan insan yang kamil. Jadi diharapkan semuanya berlomba - lomba menggapai derajat tersebut dengan semangat Iman, Islam dan Ihsan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.272 Islam dan Ilmu Politik, Politik Islam, Fundamentalisme Islam
Divisions: Program Pascasarjana > S2
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 16 Jan 2016 05:39
Last Modified: 16 Jan 2016 05:40
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1153

Actions (login required)

View Item View Item