MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM BELAJAR DENGAN STRATEGI ACTION LEARNING PADA MATERI GLOBALISASI DAN KEBUDAYAAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS IV DI SEKOLAH DASAR NEGERI NOMOR 006 PANGKALAN KERINCI

Azlinar, (2010) MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM BELAJAR DENGAN STRATEGI ACTION LEARNING PADA MATERI GLOBALISASI DAN KEBUDAYAAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS IV DI SEKOLAH DASAR NEGERI NOMOR 006 PANGKALAN KERINCI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201050PGMI.pdf

Download (428kB) | Preview

Abstract

Usaha meningkatkan kualitas belajar siswa, Sekolah Dasar Negeri Nomor 006 Pangkalan Kerinci telah mencoba melakukan berbagai usaha. Namun demikian, usaha usaha tersebut masih belum dapat meningkatkan keaktifan belajar seluruh siswa. Masih terdapat siswa yang kurang aktif dalam belajar. Oleh karena itu perlu dipikirkan solusinya berupa perbaikan cara mengajar guru dengan penggunaan metode dan strategi mengajar yang lebih variatif dan tepat. Salah satu strategi yang diduga sangat efektif dalam meningkatkan keaktifpan siswa adalah strategi action learning. Hipotesis tindakan yang diajukan adalah: “dengan dilaksanakannya strategi action learning, maka keaktifan siswa dalam proses pembelajaran pada materi globalisasi dan kebudayaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas IV SDN 006 Pangkalan Kerinci akan meningkat.” Penelitian melalui dua siklus dengan melibatkan 30 siswa, dan peneliti dibantu oleh seorang rekan guru sebagai observer. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dan data dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan hasil yang menunjukkan hal-hal sebagai berikut: (1) Penggunaan strategi action learning terbukti telah meningkatkan keaktifan belajar pada siswa dengan pencapaian rata-rata keaktifan seluruh siswa pada seluruh item indikator keaktifan sebesar 75,21% pada siklus I, dan terjadi peningkatan menjadi 78,33% pada siklus II; (2) Strategi action learning yang mensyaratkan siswa harus melakukan penelitian sederhana, mulai dari perencanaan membuat pertanyaan, pengumpulan data, dan menterjemahkan data dalam tindakan lakon mampu meningkat motivasi belajar secara mandiri, dan bekerjasama dalam kelompok; (3) Suasana belajar sangat menyenangkan, dominasi guru dalam proses pembelajaran berkurang, fungsi guru sebagai fasilitator lebih menonjol. Hal inilah yang dituju oleh Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berbasis pada peningkatan kemampuan atau hasil belajar siswa sesuai dengan standar kompetensi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini, penulis menyimpulkan bahwa strategi action learning sangat efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa. Akhirnya, penulis menyarankan kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran untuk selalu menyadari pentingnya melakukan inovasi dan variasi dalam metode dan strategi mengajar, sehingga siswa merasa senang dan antusias serta dapat mencapai hasil belajar secara maksimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 16 Oct 2017 01:42
Last Modified: 16 Oct 2017 01:42
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11510

Actions (login required)

View Item View Item