MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS MELALUI PENERAPAN STRATEGI CRITICAL INSIDENT PADA POKOK BAHASAN KOPERASI KELAS IV SD NEGERI 010 BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR

Yasniwati, (2010) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS MELALUI PENERAPAN STRATEGI CRITICAL INSIDENT PADA POKOK BAHASAN KOPERASI KELAS IV SD NEGERI 010 BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201046PGMI.pdf

Download (316kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran IPS. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah dengan penerapan strategi critical insident dapat meningkatkan hasil Belajar IPS Pada Pokok Bahasan Koperasi siswa Kelas IV SD Negeri 010 Bangkinang Kabupaten Kampar. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2008-2009 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah upaya meningkatkan hasil belajar IPS pada pokok bahasan koperasi siswa kelas IV SD Negeri 010 Bangkinang Kabupaten Kampar melalui penerapan strategi critical insident. Adapun tempat penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di di SD Negeri 010 Bangkinang Kabupaten Kampar. Adapun waktu penelitian ini bulan Maret sampai dengan Juni 2009. Mata pelajaran yang diteliti adalah pelajaran IPS. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan Refleksi. Berhasilnya penerapan strategi critical insident pada mata pelajaran IPS, diketahui bahwa adanya peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS (72%) sedang, dengan rata-rata 64,8%, sebagaimana yang terilhat pada tabel (IV. 6&7). Sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi (60%) sangat tinggi, dengan rata-rata (86%), sebagaimana yang terlihat pada tabel (IV.10&11). Keadaan ini menunjukkan bahwa perbaikan pembelajaran pada mata pelajaran IPS dengan strategi pembelajaran critical incident dikatakan berhasil, dengan ketuntasan individu dan kelas mencapai 86%. Keberhasilan ini disebabkan dengan penerapan strategi pembelajaran critical incident aktivitas siswa menjadi lebih aktif yang berarti siswa cenderung positif dalam mengikuti proses belajar mengajar yang diberikan oleh guru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 16 Oct 2017 01:41
Last Modified: 16 Oct 2017 01:41
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11509

Actions (login required)

View Item View Item