PELAKSANAAN LAYANAN INFORMASI KARIER DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 12 PEKANBARU

Siti Hajar, (2010) PELAKSANAAN LAYANAN INFORMASI KARIER DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 12 PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2010164KI.pdf

Download (242kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui permasalahan karier yang dialami siswa, (1) mengetahui pelaksanaan layanan informasi karier, Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan persentase. Subjek penelitian adalah 2 orang guru bimbingan dan siswa kelas XI sebanyak 50 orang siswa yang telah mengikuti layanan informasi di SMA Negeri 12 Pekanbaru. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah pelaksanaan layanan informasi karier di SMA Negeri 12 Pekanbaru. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik AUM-UMUM, wawancara dan angket. Data wawancara dan dianalisa dengan kualitatif dan data AUM-UMUM, data angket dianalisa dengan teknik kuantitatif kemudian disimpulkan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan permasalahan karier yang dialami siswa bidang karier dan pekerjaan adalah permasalahan belum mengetahui bakat diri sendiri untuk jabatan dan pekerjaan apa dan masalah cemas kalau menjadi pengangguran dengan jumlah 20 pilihan (40%). Jadi dapat disimpulkan kedua masalah ini belum ditindaklanjuti oleh guru pembimbing dengan layanan bimbingan dan konseling. Pelaksanaan layanan informasi karier, sudah terlaksana dengan baik. Namun, dalam menentukan topik masih terdapat kekurangan-kekurangan. Seharusnya dalam penentuan topik berdasarkan kebutuhan dan perkembangan siswa agar informasi yang diberikan bermanfaat dan sesuai dengan tahap-tahap perkembangan siswa. Metode yang digunakan hanya metode ceramah dan tanya jawab. Evaluasi dan tindaklanjut dari layanan informasi karier hanya dengan mengajukan beberapa pertanyaan dengan tertulis kemudian dijawab oleh siswa. Jawaban tersebut akan menjadi pertimbangan untuk kedepannya. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan layanan infomasi karier adalah : 1. Waktu, waktu yang dimiliki oleh guru bimbingan untuk memberikan layanan informasi karier tidak ada karena guru bimbingan tersebut sibuk dengan tugas rangkap. Guru bimbingan yang sering sakit. 2. Media dan kelengkapan fasilitas yang kurang memadai. Berdasarkan penelitian di atas maka penulis menyarankan kepada guru bimbingan agar setiap masalah yang dialami siswa di tangani dengan baik dan harus lebih meningkatkan pelaksanaan layanan informasi karier, setelah melaksanakan layanan informasi karier sebaiknya mengevaluasi layanan tersebut agar kekurangan-kekurangan sebelumnya dapat ditindaklanjuti.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Mr. Muhammad Arif
Date Deposited: 02 Oct 2017 04:02
Last Modified: 02 Oct 2017 04:02
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11427

Actions (login required)

View Item View Item