HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN KENAKALAN REMAJA PADA SISWA-SISWI SMAN 1 PANGKALAN BARU KECAMATAN SIAK HULU

Ria Anggraini, (2010) HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN KENAKALAN REMAJA PADA SISWA-SISWI SMAN 1 PANGKALAN BARU KECAMATAN SIAK HULU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201001PSI.pdf

Download (400kB) | Preview

Abstract

Siswa SMA berada pada usia remaja yaitu masa peralihan antara masa kanak kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis. Dengan adanya perubahan fisik dan psikologis ini, remaja sebaiknya memiliki konsep diri agar terhindar dari kenakalan remaja atau perilaku menyimpang. Konsep diri adalah pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri, dengan memiliki konsep diri yang positif maka akan mempunyai pengetahuan yang luas tentang diri, pengharapan yang realistis dan harga diri yang tinggi, sehingga implikasinya tidak takut dengan situasi baru yang ada pada diri remaja, kreatif, punya ide sendiri, bertanggung jawab atas tindakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara konsep diri dengan kenakalan remaja, dan sejauh mana hubungan kedua variabel tersebut. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan negatif antara konsep diri dengan kenakalan remaja pada siswa SMAN 1 Pangkalan Baru. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMAN 1 Pangkalan Baru kecamatan Siak Hulu yang berjumlah 264 orang siswa, dan diambil sampel secara random sebanyak 132 orang siswa. Instrumen penelitian berupa angket konsep diri yang disusun berdasarkan teori Berzonsky dan Fitts dan angket kenakalan remaja berdasarkan teori Dryfoos, Hurlock, Walgito, Simajuntak dan Kartono. Kedua angket disusun dengan model likert dengan empat alternative pilihan jawaban. Validitas instrumen diuji dengan menggunakan teknik koefisien korelasi product moment dari pearson sedangkan realibilitas instrumen diuji dengan teknik alpha (α), untuk variabel konsep diri diperoleh koefisien korelasi item yang valid berkisar antara 0,3176 sampai dengan 0,6567 dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,8963 dan variabel kenakalan remaja diperoleh koefisien korelasi item yang valid berkisar antara 0,3171 sampai dengan 0,7265 dengan koefisien realibilitas sebesar 0,9253. hasil analisis korelasi product moment menunjukkan korelasi antara konsep diri dengan kenakalan remaja yaitu -0,440 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,01). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara konsep diri dengan kenakalan remaja. Kata kunci : konsep diri, kenakalan remaja

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Bagian Psikologi Perkembangan Pendidikan
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 02 Oct 2017 03:57
Last Modified: 02 Oct 2017 04:02
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11425

Actions (login required)

View Item View Item