KONSEP UPAH TENAGA KERJA MENURUT PERSPEKTIF AFZALUR RAHMAN

Neni Fitri Yana, (2010) KONSEP UPAH TENAGA KERJA MENURUT PERSPEKTIF AFZALUR RAHMAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2010122EI.pdf

Download (396kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul "KONSEP UPAH BURUH MENURUT PERSPEKTIF AFZALUR RAHMAN", ditulis dengan latar belakang bahwa Upah merupakan sesuatu yang penting dan berpengaruh luas sehingga seluruh masyarakat dapat dipengaruhi olehnya bahkan upah boleh dikatakan urat nadi buruh didalam perekonomian. Upah adalah harga tenaga kerja yang dibayarkan atas jasa-jasanya atas pekerjaan yang dilakukan. Suatu problem yang amat besar, jika para pekerja tidak mendapatkan upah yang adil dan wajar, ini tidak hanya akan mempengaruhi daya beli dan taraf hidup buruh serta kelurganya, bahkan secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap seluruh komunitasnya. Adapun rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep upah buruh menurut perspektif Afzalur Rahman dan faktor-faktor timbulnya perbedaan upah menurut Afzalur Rahman. Sedangkan tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep upah buruh menurut perspektif Afzalur Rahman dan faktor-faktor timbulnya perbedaan upah menurut Afzalur Rahman. Dalam penyelesaian skripsi ini penulis mengumpulkan data dengan mengadakan penelitian kepustakaan (Library Research). Sebagai data primer tulisan ini adalah karya Afzalur Rahman tentang upah yaitu buku Muhammad Sebagai Seorang Pedagang dan Dotrin Ekonomi Islam jilid ke-1. Penulis juga lengkapi dengan literatur-literatur lain yang berhubungan dengan upah. Adpun metode pembahasan yang penulis pakai untuk penelitian ini adalah metode deskriptif, deduktif, komperatif. Latar belakang penulis mengambil judul ini yaitu karena ingin mengetahui konsep upah buruh menurut perspektif Afzalur Rahman dan tijauan Ekonomi Islam terhadap upah buruh. Setelah penulis menelaah pendapat Afzalur Rahman tentang upah, penulis melihat bahwa konsep upah mengacu pada prinsip keadilan yang sesuai dengan Al-Qur'an dan sunnah. Dari pendapat Afzalur Rahman ini dapat dipahami keadilan dalam upah adalah bahwa dalam penetapan upah haruslah tanpa tekanan dari pihak manapun juga,dan di setujui oleh para pekerja dan majikan, sehingga terciptalah hubungan yang baik antara pekerja dan majikan. Dan upah dibedakan berdasarkan dari pendidikan dan keahlian yang dimiliki, semakin tinggi keahlian yang dimiliki seseorang, maka semakin tinggilah kedudukan yang akan diterima dan semakin besar pula lah upah yang akan kita terima dari hasil pekerjaan tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Mr. Muhammad Arif
Date Deposited: 29 Sep 2017 02:53
Last Modified: 29 Sep 2017 02:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11380

Actions (login required)

View Item View Item