KASUS PEMERKOSAAN DAN SANKSI HUKUMNYA ( STUDI DI PENGADILAN NEGERI ROKAN HILIR DALAM PERSFEKTIF HUKUM ISLAM )

Andi Surya Winata, (2010) KASUS PEMERKOSAAN DAN SANKSI HUKUMNYA ( STUDI DI PENGADILAN NEGERI ROKAN HILIR DALAM PERSFEKTIF HUKUM ISLAM ). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2010118JS.pdf

Download (611kB) | Preview

Abstract

KASUS PEMERKOSAAN DAN SANKSI HUKUMNYA ( Studi di Pengadilan Negeri Rokan Hilir Dalam Persfektif Hukum Islam ) Kejahatan perkosaan merupakan perbuatan yang sangat tercela bahkan semakin keji, yang mana perbuatan itu terjadi mengakibatkan penggeseran - penggeseran terhadap nilai-nilai perbuatan yang merupakan gejala sosial. Dari segi yuridis merupakan jenis kejahatan yang sudah ditentukan dalam ketentuan undang - undang, bahwa perbuatan jenis-jenis tertentu dianggap suatu kejahatan. korban yang didominasi oleh kaum wanita dari berbagai golongan usia dan profesi secara alami melahirkan anggapan bahwa pria lebih dominant disbanding kaum perempuan. Hal yang melatar belakangi penulisan skripsi ini adalah faktor-faktor penyebab terjadinya kejahatan perkosaan di Rokan Hilir, untuk mengetahui sejauh mana upaya Pengadilan Negeri Rokan Hilir dalam menegakkan hukum dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap kasus perkosaan ini. Mengenai tujuan penelitian ini adalah untuk memahami apa yang menjadi faktor penyebab terjadinya perkosaan di wilayah hukum Rokan Hilir, dan untuk mengtahui sejauh mana upaya yang dilakukan aparat penegak hukum di wilayah hukum Rokan Hilir untuk mencegah dan menanggulangi kejahatan perkosaan yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif analitik, sebagai data primer penulisan ini dalah berasal dari para hakim yang memutuskan kasus perkosaan di Pengadilan Negeri Rokan Hilir Tahun 2007-2008 sedangkan data skundernya berasal dari korban dan pelaku perkosaan serta buku-buku atau dokumen yang ada korelasinya dengan permasalahan yang diteliti. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara yaitu dengan mengajukan pertanyaan secara struktur dan non struktur kepada rensponden yaitu tim penyidik kepolisian, jaksa penuntut umum, hakim dan lembaga pemasyarakatan, observasi yaitu penulis langsung meninjau ke lokasi penelitian untuk mengamati secara dekat dan jelas mengenai masalah yang diteliti. Setelah melakukan penelitian penulis memperoleh kesimpulan sebagai berikut : faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana perkosaan diantaranya adalah faktor yang berasal dari lingkungan keluarga, sosial, budaya, kelainan seks, kenakalan remaja, serta putusan hakim yang tidak tegas. Sedangkan upaya yang dilakukan hakim dalam menegakkan hukum terhadap kasus perkosaan adalah berpangkal pada system, menegakkan integritas hakim, menentukan jenis delik, pembuktian terhadap kasus, melakukan uji porensik atau visum, memeriksa korban serta memberikan putusan yang tegas kepada terdakwa. Bila ditinjau dari segi hukum Islam, putusan hakim Pengadilan Negeri Rokan Hilir dalam pidana perkosaan memberikan hukuman yang pada prinsipnya tidak efektif. Sebab dalam pidana Islam tujuan dari hukuman adalah pencegahan, pengajaran dan pendidikan. Oleh karena tujuan hukuman adalah pencegahan, maka besar kecilnya hukuman itu harus sedemikian rupa, tidak boleh lebih atau kurang dari batas yang telah ditentukan dan dengan demikian terdapat prinsip keadilan menjatuhkan hukuman

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum > 342.598 Hukum Konstitusi di Indonesia, Hukum Tata Negara Indonesia
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara (Siyasah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 08 Sep 2017 04:29
Last Modified: 08 Sep 2017 04:29
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11235

Actions (login required)

View Item View Item