STUDI DESKRIPTIF TENTANG PEMANFAATAN MEDIA TELEVISI OLEH SANGGAR LATAH TUAH SEBAGAI SARANA MELESTARIKAN BUDAYA MELAYU

Slamet Agung Rizki, (2010) STUDI DESKRIPTIF TENTANG PEMANFAATAN MEDIA TELEVISI OLEH SANGGAR LATAH TUAH SEBAGAI SARANA MELESTARIKAN BUDAYA MELAYU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201086KOM.pdf

Download (330kB) | Preview

Abstract

Media televisi khususnya TVRI sebagai penyebar dan pemberi informasi kepada masyarakat dan sebagai wadah kreativitas dan pengetahuan tentang hal yang menyangkut dengan provinsi Riau, misalnya tempat-tempat pariwisata, tempat bersejarah, adat istiadat serta seni budayanya. Sanggar Latah Tuah merupakan salah satu sanggar yang berada di kota Pekanbaru yang bernaung dibawah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau yang mempunyai dedikasi tinggi guna mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu. Salah satu sanggar umum yang beranggotakan kebanyakan dari mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Sanggar ini mempunyai prestasi yang gemilang dalam mengembangkan budaya Melayu, dengan bantuan media sebagai salah satu sarana pementasan seni. Permasalahan dalam penelitian ini, bagaimana Sanggar Latah Tuah memanfaatkan media dalam melestarikan budaya Melayu dan faktor apa yang mendukung dan menghambat dalam melestarikan budaya Melayu dan dengan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media televisi (TVRI) oleh Sanggar Latah Tuah sebagai sarana melestarikan budaya Melayu. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan dengan menggunakan metode Deskriptif Kualitatif, dan berpedoman kepada teori Use and gratifications dengan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah sanggar Latah Tuah, dan yang menjadi objek penelitian ini adalah pemanfaatan media Televisi (TVRI) oleh Sanggar Latah Tuah sebagai sarana melestarikan budaya Melayu. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 8 orang yang terdiri dari Pembina, Ketua, anggota Sanggar Latah Tuah yang ikut serta dalam program acara Madah Kelana dan perwakilan dari pihak TVRI. Dari hasil penelitian secara umum dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan itu sangat diperlukan dan sangat mendukung dalam melestarikan budaya Melayu. Dan harus lebih ditingkatkan lagi dalam pelaksanaannya. Bentuk kerja sama yang dilakukan adalah dalam program Madah Kelana dan partisipasi sanggar dalam melestarikan budaya Melayu mengadakan festival, mengikuti iven-iven yang berhubungan dengan seni budaya Melayu. Faktor yang mendukung dan menghambat dalam memanfaatkan media, kemauan sanggar dan kecintaan terhadap budaya Melayu, sehingga memberikan dorongan untuk melestarikan budayanya, penghambatnya adalah faktor keuangan dan faktor sarana dan prasana yang kurang memadai, misalnya peralatan yang sudah banyak yang rusak karena belum ada regenerasi alat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 07 Sep 2017 12:43
Last Modified: 07 Sep 2017 12:43
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11196

Actions (login required)

View Item View Item