KOMPETENSI WARTAWAN PADA SURAT KABAR TRIBUN PEKANBARU

Alizan Rahman, (2010) KOMPETENSI WARTAWAN PADA SURAT KABAR TRIBUN PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text
2010_201014KOM.pdf

Download (240kB)

Abstract

Secara teori dan praktek, pers memiliki tiga fungsi utama, yakni (!) memberikan informasi, (2) memberikan hiburan, (3) melaksanakan kontrol sosial. Pers juga dianggap sebagai kekuatan keempat (the fourth estate) yakni menjalankan fungsi kontrol masyarakat. Oleh karena itu kompetensi wartawan menentukan maju-mundurnya sebuah perusahaan pers, disukai atau tidak surat kabarnya oleh konsumen (pembaca). Kompetensi dimaksudkan adalah menyangkut intelegensi, yaitu kemampuan berpikir dan pengembangan potensi diri, termasuk teknis jurnalistik. Permasalahan dalam penelitian ini: (1) Bagaimana analisis kompetensi wartawan jurnalistik pada surat kabar Tribun Pekanbaru?, dan (2) Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi kompetensi wartawan pada surat kabar Tribun Pekanbaru? Berdasarkan permasalahan ini, maka ada 2 (dua) tujuan penelitian: (1) untuk melakukan analisis kompetensi terhadap wartawan surat kabar Tribun Pekanbaru, dan (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi wartawan surat kabar Tribun Pekanbaru. Populasi penelitian adalah wartawan Tribun Pekanbaru yang berjumlah 42 orang. Mengingat jumlah populasi relatif kecil, maka populasi ditetapkan sebagai sampel sekaligus sebagai responden dengan metode sensus. Penelitian ini menggunakan data-data kwalitatif, dalam bentuk data primer maupun data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara dan kuesioner. Hasil analisasi terhadap pengolahan data kemudian dilakukan pembahasan dan dibandingkan dengan teori- teori dari berbagai literatur dan kemudian disimpulkan secara induktif. Indikator-indikator kompetensi yang diteliti antara lain (1) efisiensi, (2) kemampuan, (3) produktifitas kerja, dan (4) profesionalisme. Indikator efisiensi menggunakan sasaran-sasaran antara lain: jumlah berita, ketepatan waktu, variasi pemeberitaan, kreatifitas penulisan, dan inovasi pemberitaan. Indikator kemampuan menggunakan sasaran-saranan antara lain: kemampuan teknis, kemampuan sosial, dan kemampuan konseptual. Indikator produktifitas menggunakan sasaran- sasaran antara lain: jumlah berita, inovasi, dan ketepatan waktu. Indikaotr profesionalisme menggunakan sasaran pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan indikator efisiensi ada 59,5% responden berpendapat rata-rata efisiensi wartawan Tribun Pekanbaru baik/tinggi. Berdasarkan indikator kemampuan kerja ada 54% responden berpendapat rata-rata kemampuan kerja wartawan baik/tinggi. Berdasarkan indikator produktifitas ada 54% responden berpendapat produktifitas wartawan baik/tinggi. Berdasarkan indikator profesionalisme ada 80,8% responden berpendapat profesionalisme wartawan rata-rata baik/tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi komptensi wartawan Tribun pekanbaru antara lain (1) pendidikan dan pelatihan. Untuk meningkatkan kualitas wartawan, dalam proses relrutmen ditentukan syarat pendidikan minimal SLTA dan pernah mengikuti pendidikan jurnalitik, baik formal maupun informal, (2) ketrampilan/keahlian, yaitu dalam mencari berita dan menuliskannya dalam bentuk laporan jurnalistik sehingga layak untuk dimuat dalam penerbitan, (3) pengalaman kerja, dalam hal ini proes rekrutmen, syarat yang harus dimiliki adalah memiliki pengalaman kerja. Ketiga faktor inilah yang dominan mempengaruhi tingkat kompetensi wartawan Tribun Pekanbaru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 05 Sep 2017 11:03
Last Modified: 05 Sep 2017 11:03
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11110

Actions (login required)

View Item View Item