ANALISIS AKUNTANSI PIUTANG MENURUT PSAK NO.1 TAHUN 2009 STUDI KASUS PADA KOPERASI UNIT DESA TENARA MUKTI DI UPT.VI SEI GARO DESA INDRA PURI KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR.

Sulis Tianingsih, (2010) ANALISIS AKUNTANSI PIUTANG MENURUT PSAK NO.1 TAHUN 2009 STUDI KASUS PADA KOPERASI UNIT DESA TENARA MUKTI DI UPT.VI SEI GARO DESA INDRA PURI KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2010373AKN.pdf

Download (345kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada Koperasi Unit Desa Tenara Mukti di UPT.VI Sei Garo yang berkedudukan di Desa Indra Puri kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan akuntasi piutang pada Koperasi Unit Desa Tenara Mukti telah sesuai dengan PSAK N0.1. Jenis data yang digunakan penulis pada penelitian ini adalah data primer berupa wawancara mengenai kegiatan usaha Koperasi yang berkaitan dengan piutang Koperasi dan data sekunder yaitu data yang sudah ada berupa: sejarah perkembangan Koperasi, Struktur organisasi dan laporan keuangan Koperasi. Adapun Masalah yang ditemui penulis yaitu Koperasi melakukan penilaian piutang hanya sebesar nilai brutonya saja tanpa adanya pengurangan piutang tak tertagih, dan piutang yang disajikan di neraca tidak dibedakannya antara piutang anggota dan piutang non anggota. Dalam pencatatan penghapusan piutang menggunakan metode penghapusan langsung tetapi dalam penerimaan kembali piutang mencatat kas pada pendapatan lain-lain,Koperasi tidak mengungkapkan piutang yang telah jatuh tempo lebih dari satu tahun pada catatan atas laporan keuangan. Dalam penilaian piutang seharusnya Koperasi melakukan penyisihan piutang tak tertagih sehingga piutang yang disajikan dineraca sebesar jumlah bruto dikurangi dengan penyisihan piutang tak tertagih dan di dalam penyajian piutang dineraca harus dibedakan antara piutang yang berasal dari anggota dan non anggota. Juga dalam pencatatan piutang yang dihapus diterima kembali dalam pencatatannya seharusnya mencatat piutang usaha pada biaya piutang tak tertagih dan pada saat perlunasannya seharusya mencatat kas pada piutang usaha. Jadi jurnal koreksi yang seharusnya dibuat Koperasi adalah pendapatan lain-lain pada biaya piutang tak tertagih. Dan dalam pengungkapan piutang yang telah jatuh tempo lebih dari satu tahun harus diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan sehingga dapat mempermudah Koperasi dalam mengidentifikasi piutang yang telah jatuh tempo dan membuat laporan keuangan lebih informatif lagi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 650 Bisnis > 657 Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Akuntansi
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 05 Sep 2017 02:15
Last Modified: 05 Sep 2017 02:15
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/11062

Actions (login required)

View Item View Item