PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 KECAMATAN BANGKINANG BARAT KABUPATEN KAMPAR

Sri Asmita, (2011) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 KECAMATAN BANGKINANG BARAT KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_2011479.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar matematika peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 2 Bangkinang Barat setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square (TPS) pada pokok bahasan Turunan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika peserta didik kelas XI IPS SMAN 2 Kec. Bangkinang Barat pada pokok bahasan turunan? Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu pendidik berperan langsung dalam proses pembelajaran. Peneliti berkolaborasi dengan pendidik dalam mempersiapkan hal-hal yang berhubungan dengan proses pembelajaran mulai dari RPP, LKS, dan tahap refleksi proses pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik XI IPS SMA Negeri 2 Bangkinang Barat Tahun Ajaran 2010/2011 yang berjumlah 32 orang dan objek penelitian ini adalah peningkatan aktivitas belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square (TPS) Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi aktivitas belajar. Dalam penelitian ini, pertemuan ada 4 kali yaitu satu kali pertemuan tanpa tindakan dan 3 pertemuan dengan tindakan. Data yang diperoleh melalui observasi merupakan data ordinal. Untuk mengetahui apakah ada peningkatan aktivitas belajar matematika peserta didik, maka data tersebut dianalisis dengan memperhatikan indikator aktivitas belajar peserta didik sebelum tindakan dan sesudah tindakan dengan menggunakan Teknik Persentase. Dari hasil tersebut, dapat diketahui apakah terjadi peningkatan aktivitas atau tidak dari setiap siklus yang dilaksanakan. Berdasarkan hasil analisis data observasi, pada pratindakan, siklus I, siklus II, dan siklus III berturut-turut diperoleh (0% ; 31% ; 68% ; 84%) peserta didik yang mencapai ≥70,5%. Masing-masing indikator pada pratindakan dan siklus III berturut-turut diperoleh indikator 1 = (55%; 74%), indikator 2 = (27% ; 76%)indikator 3 =(71% ; 84%), indikator 4 = (26% ; 72%), indikator 5 = (64% ; 83%), indikator 6 = (60%: 78%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan aktivitas belajar matematika peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 2 Bangkinang Barat terjadi pada proses pembelajaran siklus I, siklus II dan siklus III yaitu setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square (TPS) pada pokok bahasan turunan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.236 Sekolah Menengah Pertama, SMP
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 15 Jan 2016 08:19
Last Modified: 15 Jan 2016 08:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1086

Actions (login required)

View Item View Item