ATMAN (JIWA) DALAM AGAMA HINDU

Siti Syuhada Bt Haruddin (2010) ATMAN (JIWA) DALAM AGAMA HINDU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201017PAG.pdf

Download (472kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “Atman (Jiwa) Dalam Agama Hindu”. Para orang suci Hindu menemukan bahwa hidup manusia bukanlah sebuah kecelakaan atau kebetulan, Tuhan juga tidak bertanggung jawab atas ketidak- samaan di antara manusia. Menurut agama Hindu, hidup adalah suatu aliran tanpa henti, tanpa awal tanpa akhir. Segala sesuatu adalah bagian tak terpisahkan dari keberadaan ini. Segalanya ada dari satu kehidupan kepada kehidupan lain, sampai ia mencapai pengetahuan yang benar mengenai dirinya sendiri atau sampai terjadi persatuan antara jiwa individu dengan Tuhan. Menurut ajaran Hindu, Atman atau jiwa berasal dari percikan kecil dari Brahman yang berada di dalam setiap makhluk hidup. Atman menurut ajaran Hindu adalah Brahman atau Tuhan yang ada dalam diri manusia. Atman juga menganut paham hukum sebab akibat. Jika orang di dunia ini berbuat baik, maka Atmannya akan menuju surga. Sebaliknya jika Atmannya berbuat jahat, maka akan jatuh ke dalam neraka. Atman yang masuk dalam neraka akan mengalami siksaan sesuai dengan hasil perbuatannya. Karena itu, Atman menurut ajaran Hindu, terjadi penjelmaan terus menerus sampai jiwatman sadar akan hakekat dirinya sebagai Atman. Jika Atman sampai pada kesadaran dirinya sebagai Atman, maka ia terlepas dari awidya dan mencapai kebahagiaan dan kedamaian yang abadi serta kembali bersatu dengan asalnya atau Moksa. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research), oleh karena itu data yang diperlukan diperoleh melalui berbagai literatur yang ada relevansinya dengan masalah yang dibahas, mekanisme penyajian dilakukan dengan penelaahan buku-buku yang berhubungan dengan pembahasan tentang Atman dalam Hindu. Untuk menyelesaikan persoalan permasalahan tersebut, maka sumber data primer diambil dari penafsiran Atman dalam Bhagavad Gita. Selain itu juga sumber data juga diambil dari kitab Upanishad. Manakala data sekunder diambil dari buku-buku dan sumber bacaan lainnya. Temuan penelitian adalah bahwa orang yang Atmannya lepas bebas dari duniawi, ia memperoleh kebahagiaan batin dan mencapai kebahagiaan abadi. Namun jika jiwa mengalami dosa atau terbelenggu, maka Atman tidak akan kembali kepada Brahman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.28 Hubungan Islam dan Agama Lainnya
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Perbandingan Agama
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 24 Aug 2017 10:07
Last Modified: 24 Aug 2017 10:07
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/10719

Actions (login required)

View Item View Item