ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN DALAM PELAKSANAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN SATU PINTU DI KOTA PEKANBARU (Studi Kasus Pada Pelaksanaan Pembuatan KTP di Kota Pekanbaru)

Agus Ultritanto, (2010) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN DALAM PELAKSANAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN SATU PINTU DI KOTA PEKANBARU (Studi Kasus Pada Pelaksanaan Pembuatan KTP di Kota Pekanbaru). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img] Text
2010_2010389ADN.pdf

Download (604kB)

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada hakikatnya Berkewajiban untuk memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum setiap peristiwa kependukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk yang berada dalam dan di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan di kantor UPTD Kecamatan Tampan, Kecamatan Rumbai Pesisir, dan Kecamatan Sail. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor –faktor yang mempengaruhi berubahnya kebijakan pelaksanaan administrasi kependuudkan satu pintu dalam pelaksanaan pembuatan KTP di Kota Pekanbaru. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang telah mempunyai KTP satu pintu di kota pekanbaru yaitu berjumlah 88.840 orang dan sampel berjumlah 100 orang.teknik pengambilan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan angket. Sedangkan jenis dan sumber data adalah data Primer dan data Skunder. Penelitian ini menggunakan Metode deskriftif dan metode Kuantitatif yang menggunakan analisis data skala likert. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tata kerja(X ) dan Sistem nilai masyarakat(X 2 1 ) mempunyai pengaruh positif terhadap kebijakan pelaksanaan administrasi kependudukan satu pintu di kota pekanbaru (Y). pengaruh tersebut dapat di lihat dengan hasil uji ”f” sebesar (12.263>3.94) dengan tingkat kesalahan sebesar 5% dengan demikina Ho di tolak dan Hi diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara tata kerja dan system nilai masyarakat terhadap kebijakan. Dari hasil koefesien perhitungan determinant diketahui bahwa nilai koefesien determinan sebesar 0.449 dan besar pengaruh tata kerja dan sistim nilai terhadap kebijakan adalah 20.2% sedangkan sisanya 79.8% di pengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 350 Administrasi Negara, Ilmu Kemiliteran > 351 Administrasi Negara
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: Mr. Muhammad Arif
Date Deposited: 23 Aug 2017 07:43
Last Modified: 23 Aug 2017 07:43
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/10622

Actions (login required)

View Item View Item