FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA AKAD NIKAH DENGAN WALI YANG TIDAK BERHAK DITINJAU MENURUT PENDAPAT IMAM SYAFI’I (Studi Kasus Di Kecamatan Midai)

Potniati, (2010) FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA AKAD NIKAH DENGAN WALI YANG TIDAK BERHAK DITINJAU MENURUT PENDAPAT IMAM SYAFI’I (Studi Kasus Di Kecamatan Midai). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_2010124AH.pdf

Download (456kB) | Preview

Abstract

Judul skripsi ini adalah “ FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA AKAD NIKAH DENGAN WALI YANG TIDAK BERHAK DITINJAU MENURUT PENDAPAT IMAM SYAFI’I (Studi Kasus di Kecamatan Midai), adapun yang menjadi permasalahan dalam penelian ini adalah, faktor yang melatarbelakangi pada pasangan yang menikah dengan wali yang tidak berhak, respon masyarat dan ulama terhadap pernikahan dengan wali yang tidak berhak, serta bagaimana pula pandangan hukum Islam dalam pernikahan tersebut. Penelitian ini bersifat lapangan, lokasi penelitian ini bertempat di Kecamatan Midai Kabupaten Natuna. Adapun yang menjadi alasan daerah ini dijadikan tempat penelitian adalah karena kasus tersebut terjadi di daerah itu sendiri, dan kasus ini sudah berjalan sejak tahun 2007 hingga sekarang. Sementara mayoritas masyarakat Kecamatan Midai beragama Islam, tetapi masih banyak yang melanggar syari’at yang telah ditentukan. Adapun metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode pembahasan deduktif, induktif dan diskriptif terhadap data primer dan sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari responden yaitu data hasil dari penelitian lapangan yang berupa wawancara baik dengan pasangan yang terlibat dalam pernikahan tersebut maupun pelaku (orang yang menikahkan) menjadi wali yang tidak berhak atau yang berwenang menjadi wali. Sedangkan data sekunder adalah yang merupakan data pendukung dalam penelitian ini yaitu berupa buku-buku yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Terjadinya pernikahan dengan wali yang tidak berhak menjadi wali sebagaimana yang terjadi di Kecamatan Midai dikarenakan beberapa faktor diantaranya karena pasangan yang akan menikah tidak memiliki persyaratan yang lengkap. Hal ini terjadi juga disebabkan perekonomian yang tidak mencukupi. Selain itu, mereka (pasangan yang terlibat dalam kasus pernikahan ini) beranggapan bahwa urusan mudah tidak dipersulit. 2. Masyarakat Kecamatan Midai tidak setuju dengan terjadinya kasus praktek pernikahan ini, baik dari kalangan ulama maupun pemerintah. Bagi orang- orang yang terlibat dalam kasus pernikahan ini tidak diberikan sanksi, tetapi mereka diberi peringatan dari pemerintah setempat. 3. Dilihat dari segi hukum Islam, bahwa pernikahan yang dilakukan oleh wali yang tidak berhak tersebut tidak sah. Karena tidak memenuhi persyaratan yaitu tidak adanya wali.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 23 Aug 2017 06:31
Last Modified: 23 Aug 2017 06:31
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/10569

Actions (login required)

View Item View Item