KINERJA NADZIR DALAM PENGELOLAAN HARTA BENDA WAKAF DI KUA KECAMATAN KAMPAR TIMUR KABUPATEN KAMPAR DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

Turismanto Hadinata, (2010) KINERJA NADZIR DALAM PENGELOLAAN HARTA BENDA WAKAF DI KUA KECAMATAN KAMPAR TIMUR KABUPATEN KAMPAR DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201073AH.pdf

Download (480kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “kinerja nadzir dalam pengelolaan harta benda wakaf di KUA Kecamatan Kampar Timur Kabupaten Kampar Ditinjau Menurut Hukum Islam ” Sebagai salah satu institusi keagamaan yang erat hubungannya dengan sosial ekonomi, wakaf tidak hanya berfungsi sebagai ibadah ritual semata, tapi juga berfungsi sosial. Ia merupakan bentuk pernyataan iman yang mantap dan rasa solidaritas yang tinggi antar sesama manusia. . Oleh karenanya, wakaf adalah salah satu usaha mewujudkan dan memelihara hubungan vertical (Habluu Min Allah) dan horizontal (Habluu Min An-Nas). Dalam fungsinya sebagai ibadah, ia diharapkan akan menjadi bekal bagi kehidupan si wakif (orang yang berwakaf). Dalam fungsi sosialnya, wakaf merupakan aset yang amat bernilai dalam pembangunan sosial yang tidak memperhitungkan jangka waktu dan keuntungan materi bagi orang yang mewakafkan. Kenyataan telah membuktikan bahwa pada mayoritas negara Islam, wakaf telah menjadi sumber dana yang potensial. Sebagai negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam, jumlah tanah wakaf di Indonesia cukup banyak, berdasarkan data Departemen Agama pada bulan mei 2004 jumlah tanah wakaf 402.845 lokasi dengan luas 1.556.672.406 m . Namun kenyataan yang ada, wakaf yang ada di Indonesia dilihat dari segi sosial dan ekonomi memang belum dapat menanggulangi permasalahan umat khususnya masalah sosial dan ekonomi. Hal ini dapat dipahami antara lain adalah sumberdaya manusia (SDM) nazhir yang tidak profesional dan masih belum maksimal dalam menjalankan tugas. DiKUA Kecamatan Kampar Timur Kabupaten Kampar hingga tahun 2010 ini telah terdaftar sebanyak 54 benda wakaf yang mayoritas berbentuk tanah untuk pembangunan masjid, mushalla, MDA, Pemakaman Muslim, dan lain sebagainya. Namun hingga saat ini pemanfaatan tanah wakaf ini belumlah optimal. Hal ini bisa dilihat dari pemanfaatan tanah yang hanya dipergunakan untuk pembangunan masjid sementara sisa lahan dari tanah wakaf itu sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk suatu hal yang lebih produktif. Hal ini disebabkan oleh lemahnya SDM yang di miliki Nadzir yang mayoritas hanya tamatan Aliyah sederajat serta kurangnya minat dan tanggung jawab nadzir untuk benar-benar mengelola dan mengembangkan harta benda wakaf. Berangkat dari persoalan diatas maka yang jadi pokok persoalan adalah bagaimana kinerja pengelola benda wakaf (nadzir ) di Kecamatan kampar Timur Kabupaten Kampar ditinjau menurut hukum islam. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan yang berlokasi di Kecamatan Kampar timur Kabupaten Kampar, yang menjadi populasinya adalah benda wakaf yang terdaftar di Kecamatan Kampar Timur sebanyak 54 buah, sedangkan sample untuk penelitian ini berjumlah 10 orang nadzir dan Kepala KUA Kecamatan Kampar Timur. Sementara itu dalam mendapatkan data dilapangan penulis lakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi pustaka, yang kemudian penulis analisa dengan menggunakan teknik analisa kualitatif dengan metode induktif, deduktif dan deskriptif. Dari penelitian yang penulis lakukan didapati bahwa kewajiban nadzir selaku pengelola harta benda wakaf belumlah berjalan sesuai aturan yang ada sehingga nadzir hanya terkesan hanya sebagai pelengkap untuk mendapatkan AIW saja. Dan dari hasil wawancara terhadap sample terbukti 8 orang dari 10 orang sample tidak mengerti akan fungsi dan tangung jawabnya sebagai nadzir. Menurut PP No. 28 Tahun 1977 bahwa fungsi nadzir adalah sebagai lembaga yang mengelola dan mengembangkan harta benda wakaf. Tentu saja hal ini akan bisa terlaksana jika nadzir-nadzir yang ditunjuk memiliki SDM yang memadai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.54 Zakat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 23 Aug 2017 04:49
Last Modified: 23 Aug 2017 04:49
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/10529

Actions (login required)

View Item View Item