AKIBAT PENUNDAAN PELAKSANAAN PEMBAGIAN HARTA WARISAN DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Di Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki)

Abdul Kadir Jailani Pulungan, (2010) AKIBAT PENUNDAAN PELAKSANAAN PEMBAGIAN HARTA WARISAN DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Di Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2010_201031AH.pdf

Download (428kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “ Akibat Penundaan Pelaksanaan Pembagian Harta Warisan Ditinjau Dari Hukum Islam (Study Kasus di Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki)”. Penelitian atau penulisan ini mengkaji tentang fenomena yang terjadi di masyarakat, dimana banyak yang ditemukan penundaan pembagian harta warisan, seolah-olah hal ini tidak menjadi suatu kekhawatiran di tengah masyarakat yang mayoritas bergama Islam, padahal ini sangat dilarang dalam hukum kewarisan Islam. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang melatarbelakangi penundaan pelaksanaan pembagian harta warisan, akibat yang ditimbulkan karena penundaan pelaksanaan pembagian harta warisan serta tinjauan hukum Islam terhadap penundaan pelaksanaan pembagian harta warisan di Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki. Adapun bentuk penelitian ini dilakukan dengan pendekatan secara kualitatif artinya data-data yang sudah terkumpul diklasifikasikan kedalam kategori-kategori berdasarkan persamaan jenis data yang kemudian data tersebut diuraikan, lalu dibandingkan antara satu sama lainnya sehingga diperoleh gambaran yang utuh tentang masalah yang diteliti ini. Sedangkan yang menjadi populasi adalah seluruh ahli waris/ keluarga di Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki yang menunda pembagian harta warisan tahun 2004-2009, namun karena tidak diketahui jumlah populasinya secara pasti, maka peneliti mengambil sample sebanyak 8 keluarga dengan teknik Purposive Sampling. Kemudian untuk mengumpulkan data penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis berkesimpulan bahwa faktor penundaan pelaksanaan pembagian harta warisan disebabkan faktor ekonomi, adat istiadat, pendidikan dan kurangnya mendapat bimbingan tentang hukum kewarisan Islam yang menimbulkan akibat antara lain terjadinya pemukulan, putusnya silaturrahmi, harta warisan yang kurang dimanfaatkan serta kurangnya kehormonisan di dalam keluarga. Oleh karena itu, dengan melihat akibat yang ditimbulkan, maka menunda pembagian harta warisan tidak diperbolehkan dan haram hukumnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.56 Etika Moral Islam dalam Hal Tertentu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 23 Aug 2017 04:02
Last Modified: 23 Aug 2017 04:02
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/10501

Actions (login required)

View Item View Item