PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMPN 17 PEKANBARU

Meni Vitra Sari, (2011) PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMPN 17 PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2011_201153.pdf

Download (775kB) | Preview

Abstract

Intelligences untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX SMPN 17 Pekanbaru. Penerapan pembelajaran dengan mengaktifkan multiple intelligences merupakan salah satu cara yang dipandang dapat membantu guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pembelajaran Multiple Intelligences akan menerapkan variasi-variasi belajar yang dapat mengaktifkan siswa, karena pembelajaran ini memberikan berbagai macam cara belajar kepada siswa, seperti membimbing siswa dalam diskusi dan mengerjakan lembar kerja siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu suatu penelitian praktis yang bertujuan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam pembelajaran di kelas, salah satunya yaitu peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dan menyamaratakan kemampuan siswa di kelas, dengan cara melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran di kelas secara lebih profesional. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama Negeri 17 Pekanbaru yang berjumlah 35 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh peneliti sendiri, dokumentasi dan test. Observasi dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dengan 3 kali tindakan melalui penerapan pembelajaran berbasis Multiple Intelligences. Dokumentasi dilakukan untuk mengetahui keadaan sekolah, guru dan siswa. Data tentang hasil belajar siswa diperoleh melalui lembar hasil belajar matematika siswa sebelum dan sesudah tindakan. Kemudian peneliti memberikan tes, dan data kemudian dianalisis. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Analisis ketuntasan berdasarkan skor yang diperoleh siswa sebelum tindakan, diperoleh hasilnya secara klasikal dengan rata-rata 8,8. sedangkan setelah tindakan diperoleh hasil sebagai berikut: siklus I 60, siklus II 77,14, dan siklus III 88,57. Berdasarkan hasil penelitian dari analisis tindakan, dapat disimpulkan bahwa penerapan Multiple Intelligences dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama Negeri 17 Pekanbaru. Ini dapat dilihat dari analisis ketuntasan belajar siswa kelas IX setelah tindakan. Berdasarkan hasil analisis ketuntasan secara individual dari 35 siswa, diperoleh 31 siswa tuntas dan 4 siswa yang tidak tuntas, dengan rata-rata ketuntasan secara klasikal adalah 88,57.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.236 Sekolah Menengah Pertama, SMP
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 15 Jan 2016 03:16
Last Modified: 15 Jan 2016 03:16
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/1039

Actions (login required)

View Item View Item