PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL BAGI SISWA YANG TIDAK DISIPLIN DI SEKOLAH MENENGAH PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL BAGI SISWA YANG TIDAK DISIPLIN DI SEKOLAH MENENGAH PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL BAGI SISWA YANG TIDAK DISIPLIN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KAMPAR KABUPATEN KAMPAR

Nurhayatun Nufus, (2012) PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL BAGI SISWA YANG TIDAK DISIPLIN DI SEKOLAH MENENGAH PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL BAGI SISWA YANG TIDAK DISIPLIN DI SEKOLAH MENENGAH PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL BAGI SISWA YANG TIDAK DISIPLIN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KAMPAR KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012821.pdf

Download (413kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan layanan konseling individual bagi siswa yang tidak disiplin dan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi pelaksanaan layanan konseling individual bagi siswa yang tidak disiplin di SMA N 1 Kampar kabupaten Kampar. Subjek penelitian ini adalah 22 orang siswa yang tidak disiplin yang telah mengikuti layanan konseling individual di SMA N 1 Kampar, sedangkan objeknya adalah pelaksanaan layanan konseling individual bagi siswa yang tidak disiplin di SMA N 1 Kampar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswa yang tidak disiplin yang telah mengikuti layanan konseling individual di SMA N 1 Kampar dan penelitian ini tidak mengambil sampel karena semua populasinya memungkinkan untuk diteliti. Penelitian ini disebut penelitian populasi. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket dan wawancara kemudian dianalisa dengan deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan layanan konseling individual bagi siswa yang tidak disiplin di SMA N 1 Kampar tergolong “Kurang Baik”dengan persentase 59.8%. sebab frekuensi jawaban Ya sebanyak 382 kali 59.8% sedangkan jawaban Tidak sebanyak 256 kali dengan persentase 40.2%. Hasil dari pengolahan angket ini termasuk dalam kriteria 41% - 60% Kurang baik. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan layanan konseling individual adalah: 1) Guru pembimbing tidak berlatar belakang bimbingan dan konseling, 2) Kurangnya kemampuan guru pembimbing dalam melaksanakan layanan konseling individual, 3) Tidak seimbangnya jumlah guru pembimbing dengan jumlah siswa asuh, 4) Kurangnya minat siswa mengikuti layanan konseling individual, 5) Kurangnya fasilitas yang tersedia dan keadaan ruangan konseling yang kurang memadai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 04 Feb 2017 03:27
Last Modified: 04 Feb 2017 03:27
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/10328

Actions (login required)

View Item View Item