KREDIT SEPEDA MOTOR KEPADA RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LANGGINI KEC. BANGKINANG MENURUT EKONOMI ISLAM

Ronni Wahyudi, (2013) KREDIT SEPEDA MOTOR KEPADA RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LANGGINI KEC. BANGKINANG MENURUT EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013341EI.pdf

Download (327kB) | Preview

Abstract

Judul penelitian ini adalah Kredit Sepeda Motor Kepada Rumah Tangga di Kelurahan Langgini Kec. Bangkinang Menurut Ekonomi Islam. Skripsi ini terinspirasi oleh tingginya minat masayarakat dalam mengambil keredit sepeda motor. Berdasarkan identifikasi masalah di atas, tidak semua masalaha akan penulis teliti mengingat keterbatasan dana, waktu dan tenaga. Untuk hal itu penulis dalam hal ini membatasi masalah pada “Kredit Sepeda Motor Kepada Rumah Tangga di Kelurahan Langgini Kec. Bangikinang Menurut Ekonomi Islama”. Adapun rumah ta tangga yang akan diteliti adalah masyrakat yang ada di kelurahan Langgini Kec. Bangkinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep permohonan kredit sepeda motor di Kelurahan Langgini, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang untuk mengajukan kredit kepemilikan sepeda motor, untuk mengetahui tinjauan Ekonomi Islam terhadap kredit sepeda motor kepada rumah tangga di Kelurahan Langgini. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan: 1) Mengetahui konsep atau tata cara mengajukan kredit sepeda motor pada dealer. 2) Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi sebuah rumah tangga melakukan pembelian sepeda motor secara kredit adalah sebagai berikut : Tidak mempunyai dana yang cukup untuk melakukan pembelian tunai, pertimbangan modal usaha; bagi pengusaha, akan lebih menguntungkan karena dana yang tersedia bisa digunakan untuk menambah modal usaha dibandingkan bila dana yang ada harus semuanya digunakan untuk melakukan pembelian tunai, sebagai pemicu atau motivasi dalam bekerja, dengan adanya kewajiban untuk mengangsur pembayaran tiap bulan biasanya seseorang akan lebih terpacu dalam bekerja,banyak orang cenderung memiliki sesuatu hanya karena ingin dihargai oleh teman atau tetangga, walaupun terkadang tidak mempunyai dana yang cukup untuk membeli tunai (gengsi). Menurut Ekonomi Islam jual beli komoditas dengan cara kredit, yang termasuk di dalamnya kendaraan bermotor, bukanlah transaksi hutang piutang atau pun transaksi atas barang ribawi, namun ia adalah jual beli murni yang keabsahannya diakui oleh syariat. Tentunya, dengan ketentuan-ketentuan yang telah tersebut di atas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 19 Dec 2016 13:40
Last Modified: 19 Dec 2016 13:40
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/10010

Actions (login required)

View Item View Item